Togel Online



Taruhan Bola Online Terpercaya

Permainan Sepak Bola, Teknik Permainan Sepak Bola, Pengertian Permainan Sepak Bola, Posisi Pemain Sepak Bola, Berita Bola Dunia

Bolawin.netBandar Online Terpercaya
Handicap Asianbookie Bola Terupdate Malam Ini | Besiktas vs Lyon, 1/4 : 0 | Manchester United vs Anderlecht, 0 : 1 3/4 | Racing Genk vs Celta Vigo, 0 : 0 | Schalke 04 vs Ajax, 0 : 1/2 Agen Bola Terpercaya Cara daftar Sbobet Rupiah

Cara Mengatur Nafas Saat Bermain Sepak Bola

Agar bisa bermain semaksimal mungkin selama pertandingan, pemain sepak bola haruslah memiliki trik khusus dalam hal mengatur pernafasan. Apaila tidak bisa mengatur nafas secara maksimal, maka sang pemain akan kewalahan berlari di lapangan selama 90 menit.

Berlari memang mengandalkan kaki, namun tidak cukup dengan hanya itu saja. Tangan pun bisa digunakan sebagai penyeimbang saat berlari, itupun benar. Namun, ada satu hal yang begitu penting pada saat seseorang berlari, yaitu pernafasan.

Ketika seorang pemain sepak bola mampu menyuplai lebih banyak oksigen pada saat berlari, maka dirinya bisa lari lebih kencang dibanding pemai lainnya. Ketika seseorang berlari, maka secara tak langsung seseorang membutuhkan suplai oksigen yang tak sedikit.

Hal ini dikarenakan otot manusia mmebutuhkan oksigen pada saat melakukan aktivitas fisik. Selain itu paru-paru pun menyerap oksigen lebih keras dibanding biasanya.

Pola pernafasan yang efisien akan membuat seseorang mampu melakukan gerakan lari yang lebih efektif. Dimana aliran oksigen ke otot semakin baik. Dampaknya, daya tahan dan kemampuan berlari akan lebih baik dibanding biasanya.

Sebagai pemain sepak bola, ada baiknya anda perlu menyimak cara mengatur nafas saat bermain sepak bola:

Bernapas dari mulut

Cara Mengatur Nafas Saat Bermain Sepak Bola

Bernafas menggunakan mulut akan membuat lebih banyak oksigen yang masuk dan karbondioksida yang keluar. Dibanding menggunakan hidung, bernafas dengan mulut akan lebih efektif bagi pemain sepak bola.

Apabila kamu sudah membiasakan diri berlari dan sembari bernafas menggunakan hidung, maka hal ini akan membuat otot-otot wajah lebih mengencang. Selain itu, rahang akan mulai mengeras.

Sebaliknya, ketika kamu bernafas menggunakan mulut. Makan, otot-otot wajah akan lebih rileks. Ini akan menciptakan kondisi rileks. Alhasil, kamu akan merasa lebih tenang dan santai. Apabila mulai kehabisan nafas, maka ada baikny kamu mulai memperlambat gerakan lari.

Pernapasan perut

Cara Mengatur Nafas Saat Bermain Sepak Bola

Sesekali ketika berlatih, ada baiknya kamu mencoba bernafas menggunakan perut atau diafragma. Bukan dada. Saat pertama kali mencobanya memang sulit, oleh sebab itu kamu membutuhkan latihan untuk memraktekkannya.

Guna melatihnya, silahkan mencoba berbaring terlentang. Selanjutnya, lihat gerakan perut saat bernapas. Bernafas menggunakan perut yang benar membuat perut naik dan turun. Apabila tidak, maka dada kurang bergerak. Setelah mengetahuinya, cobalah bernafas menggunakan perut ketika berlari.

Mengambil napas pendek dan dangkal

Cara Mengatur Nafas Saat Bermain Sepak Bola

Sering terlihat seorang pemain sepak bola lebih baik bernafas panjang pada saat berlari. Padahal itu salah. Pemain sepak bola profesional malah cenderung membiasakan dirinya bernafas pendek dan dangkal.

Hal ini disebabkan bila seorang pemain menarik nafas terlalu panjang, maka hal ini malahan membuat pemain tidak mampu belari jauh atau lama. Oleh sebab itu, alangkah lebih baik bila kamu membiasakan diri melakukan pernapasan pendek dangkal.

Napas berirama

Cara Mengatur Nafas Saat Bermain Sepak Bola

Tak hanya ketika bernyanyi, ada baiknya pola pernapasan seorang pemain sepak bola berirama. Dimana setiap pemain sepak bola melakukan aktvitas menarik dan mengeluarkan napas secara konsisten atau berirama.

Hal ini terlepas dari kecepatan seorang pemain sepak bola berlari. Misalnya, seorang pemain yang melakukan aktivitas bernafas dengan pola setiap 2 langkah lari dirinya mengambil napas. Adapula yang melakukan aktivitas 3 langkah setiap kali bernapas.

Dengarkan napas Anda

Telinga bisa kamu gunakan untuk membantu melakukan pola pernpasan yang baik. Ketika kamu mulai mendengarkan nafas yang terengah-engah, maka itu pertanda kamu harus mengurangi kecepatan berlari. Apabila sudah stabil, maka kamu bisa meningkatan kecepatan berlari.

Bernafas yang baik dan benar pada saat di lapangan akan berdampak posistif bagi ketahan fisik. Apalagi bagi seorang pemain sepak bola. Yang notabene dirinya dituntut memiliki ketahan berlari selama 90 menit di lapangan.

Bantu Bagikan:
One Comment

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *