Permainan Sepak Bola, Teknik Permainan Sepak Bola, Pengertian Permainan Sepak Bola, Posisi Pemain Sepak Bola, Berita Bola Dunia

Bolawin

Berat Bola Sepak Bola Standar Internasional

Sepak bola tak bisa dilepaskan begitu saja dari benda yang bernama Bola. Ya, bola merupakan benda yang paling penting dan wajib ada di setiap pertandingan sepak bola. Tanpa adanya bola, pertandingan sepak bola tak akan berlangsung.

Berat Bola Sepak Bola Standar InternasionalBola merupakan benda bulat yang dipakai sebagai alat olahraga atau permainan. Biasanya, bola berisi udara dengan tekanan tertentu. Bola, secara umum, memiliki fungsi berbeda-beda tergantung jenis olah raga.

Di permainan sepak bola, bola yang digunakan berbahan kulit atau bahan lainnya yang disetujui penyelenggara turnamen. Prihal ukuran bola pun, di dalam sepak bola, harus sesuai dengan ketentuan FIFA.

Hal begitu sangat penting mengingat bola dan segala hal yang terkait dengannya, entah bahan, tekanan uda, bentuk, bahkan berat, berpengaruh pada keakuratan tendangan pemain. Selain itu, bola berpengaruh pada kemampuan skill menggiring bola pemain.

Guna mendapatkan informasi yang lebih lengkap, berikut ini berat bola sepak bola standar internasional (size/ukuran5):

Diameter

Berat Bola Sepak Bola Standar Internasional

Ternyata, ada perbedaan diameter bola berdasarkan ukuran diameter lapangan pertandingan. Apabila lapangan yang digunakan berad ai outdoor atau lapanga tanah (rumput), amka diamater bola 68.5 – 69.5 cm.

Berbeda dengan pertandingan sepak bola Futsal. Diameter sepak bola yang digunakan sebesar 68.0 – 70.0 cm. Hal ini dilakukan guna memaksimalkan tendangan dan alur bola yang lebih baik.

Berat Bola

Berat Bola Sepak Bola Standar Internasional

Berat bola 420 – 445 grams dipilih bila sepak bola di lakuan di lapangan. Sebaliknya, di dalam pertandingan Futsal, berat bola hanya sekitar 410 – 430 grams.

Kebulatan Bola

Berat Bola Sepak Bola Standar Internasional

Faktor kebulatan bola tentu memiliki pengaruh tersendiri di dalam permainan sepak bola. Agar bola bisa menggelinding secara sempurna, maka bentuk bola haruslah bulat sempurna. Hal ini akan memiliki pengaruh besar bagi pemain guna menggiringnya.

Selain itu, bentuk bola memiliki pengaruh terhadap tendang di udara. Apabila bola yang digunakan memiliki kebulatan yang sempurna, maka putarannya akan stabil. Kebulatan bola untuk pertandingan di lapangan, yaitu 1.5%, sednagkan sepak bola Futsal maximum 1.5%

Kemembalan Pantulan

Berat Bola Sepak Bola Standar Internasional

Faktor ini akan mempermudah pemain pada saat menghentikan laju bola. Ketika diirnya mendapatkan umpan dari kawan atau merebut bola dari lawan, pantulan akan berpengaruh pada keberhasilannya.

Apabila bola tak memiliki pantulan yang baik, maka hal ini tentu akan menyulitkan pemain bola. Di dalam permainan bola besar (lapangan), setidaknya pantulan bola sebesar:

  • Pada suhu 20 C: 135 – 155 cm
  • Pada suhu 5 C: minimum 125 cm
  • Maksimum perbedaan pantulan antara terendah dan tertinggi per bola: 10 cm.

Sedangkan untuk permainan sepak bola Futsal, pantulan hanya berkisar antara 55 hingga 65 cm.

Penyerapan Air

Berat Bola Sepak Bola Standar Internasional

Bola yang memiliki daya serap air yang terlalu besar, maka bisa dipastikan kemampuan menggelindingnya tak akan sempurna dan terkesan melambat. Hal ini akan mempersulit pemain.

Selain itu, akan banyak terjadi pelanggaran yang tak disengaja apabila ternayat perputaran bola tak sempurna. Satu pemain dan spemain lain bisa saling bertabrakan karena salahantisipasi kecepatan bola.

Paling tidak, bola yang digunakan di dalam segala peryandingan sepak bola (lapangan atau futsal) emiliki skor serapan air rata-rata per bola tidak melebihi 15% (maksimum).

Tekanan Bola

Berat Bola Sepak Bola Standar Internasional

Tekanan yang ada di dalam bola haruslah kondisisten. Hal ini agar pemain, pada saat menendang, bisa memperkirakan arah dan kecepatan bola. Selain itu, bagi mereka yang mendapat umpan atau merebut bola dari lawan bisa memperkirakan laju bola secara tepat dan mudah.

Apabila ditemukan tekanan bola tidak konsisiten, maka bola harus segera dipompa. Hal ini apabila dibiarkan akan membuat pertandingan menjadi “aneh”. Pemain akan tampak “bodoh” karena tak bisa mengontrol tendangan dan umpan yang ditujukan kepadanya.

Bantu Bagikan:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *